batang napier

Batang Napier pertama kali ditemukan oleh seorang bangsawan dari Skotlandia yang John Napier (1550-1617). Alat tersebut menggunakan prinsip perkalian decimal, atau latitice diagram(arab).
Sebuah Batang Napier terdiri dari 10 kotak, dengan kotak terbatas menunjukan sebuah bilangan dasar (digit) dan kotak selanjutnya berturut-turut merupakan hasil perkalian bilangan dasar tersebut dengan 1 hingga 9, dimana satuan diletakkan di bagian bawah diagonal, sedangkan bagian puluhan diletakan di bagian atas diagonal.
Dalam perkembangannya batang Napier dapat dipakai tanpa dalam bentuk batang tetapi dalam bentuk perkalian, yang dapat memudahkan dalam mempelajari perkalian bilangan bulat. Apabila tanpa menggunakan batang maka membutuhkan permainan memori dan latihan disamping harus menghafal perkalian satu digit hingga 9 x 9. Sehingga sangat cocok untuk digunakan pada siswa kelas rendah, sebab siswa akan belajar perkalian 1 sampai dengan 10.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s