Russian Method Multipycation(Alat Peraga Matematika)

Disini saya saya akan menampilkan hasil dari karya saya dan teman teman untuk membuat alat peraga yang berguna untuk membantu memudahkan belajar matematika. Khususnya dalam perkalian,di mana dalam alat peraga ini kita dapat menghitung perkalian dengan sangat mudah. Alat ini dapat di buat oleh siapapun karena sangat mudah untuk membuatnya. Alat ini terinspirasi oleh konsep perkalian yang dikenalkan oleh John Napier yang banyak kita kenal dengan konsep “Batang Napier”. Untuk melihat lengkapnya lihat disini

Russian Method Multypication

Perkembangan zaman akan berpengaruh dalam sebuah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, hal ini menuntut perkembangan akan dunia pendidikan pula.  Dengan pendidikan seseorang akan mendapatkan berbagai macam ilmu baik ilmu pengetahuan maupun ilmu teknologi. Tanpa sebuah pendidikan seseorang akan ketinggalan zaman, dia tidak akan pernah tahu tentang perkembangan dunia luar. Dalam mencari pekerjaan pun kita membutuhkan pendidikan agar bisa bersaing didunia luar.  Itulah mengapa dari dulu sampai sekarang pendidikan itu sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti orang mengatakan bahwa ilmu itu tidak akan pernah habis digunakan akan tetapi akan semakin berkembang berbeda dengan barang yang lama-lama akan habis  jika digunakan. Ilmu itu didapatkan dari hasil pendidikan.

Matematika sebagai cabang ilmu pengetahuan memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Matematika mulai dikenalkan pada siswa sejak taman kanak – kanak sampai perguruan tinggi. Hal itu disebabkan karena matematika berfungsi sebagai dasar untuk mempelajari ilmu–ilmu yang lain.

Matematika merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, maka matematika perlu diajarkan di sekolah-sekolah.  Jika seorang mendapat gaji pasti dia akan memperhitungkan berapa yang disisihkan untuk gaji dan berapa untuk dibelanjakan.  Seorang pengusaha harus menghitung berapa pendapatan yang telah didapat dan berapa pengeluaran yang telah dikeluarkan.  Jika seseorang ingin membeli sesuatu dia akan membutuhkan uang untuk membayarnya. Untuk itulah seseorang harus tahu sedikit tentang matematika.

Berdasarkan hasil pengamatan menunjukkan bahwa matematika itu merupakan hal yang menakutkan bahkan banyak siswa yang menganggapnya sebagai momok dalam belajar.  Menurut Ratini, Rumgayatri dan Siti mustaqimah ( 2001 ) dalam penelitiannya mengatakan kesulitan belajar matematika umumnya di sebabkan karena sifat dari matematika yang memiliki obyek abstrak yang boleh dikata ” berseberangan” dengan perkembangan anak.

Dalam penyampaian materi oleh seorang guru pun, akan sangat berpengaruh terhadap minat siswa yang diajar.  Di sekolah dasar seorang guru seringkali mengajar hampir semua bidang studi yang ada, hal ini menjadikan pembelajaran matematika kurang efektif.  Siswa jarang diajak aktif dalam mengikuti pelajaran di dalam kelas sehingga siswa kurang dapat memahami hal yang disampaikan oleh guru. Akibatnya seorang guru tidak dapat fokus terhadap satu bidang studi.  Padahal dalam mengajar matematika di SMP seorang guru haruslah memiliki ketrampilan sendiri yang akan membuat siswa menjadi tertarik dan aktif dalam kelas.  Kecerdasan seorang guru SMP dalam menyampaikan materi akan sangat berpengaruh terhadap minat dari seorang siswa.

“Pembelajaran haruslah mudah dan menyenangkan bagi anak“; sebuah paradigma baru yang tidak bisa kita pungkiri realitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak anak akan bekerja secara optimal jika suasana menyenangkan, sehingga pelajaran menjadi mudah dan menyenangkan bagi anak (Tim Triner KPI, 2005).

Siswa dapat menyenangi dan mencintai bila sesuatu itu menyenangkan. Matematika dapat disenangi apabila pelajaran tersebut dapat diikuti tanpa harus memeras otak atau dapat dikerjakan secara serius tapi santai, serta merupakan sesuatu yang menarik dan mudah. Hal inilah yang harus dicarikan alternatif, aktivitas, metode, dan variasi yang lain yang menyenangkan sehingga dapat memotivasi anak untuk belajar. Salah satu metode pembelajaran yang dapat mencerminkan keaktifan belajar siswa yaitu pembelajaran menggunakan alat peraga.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh  Zoltan P. Dienes yang dikutip oleh E.T.Ruseffendi (1980:135) mengatakan semua abstraksi yang berdasarkan kepada situasi dan pengalaman konkrit, prinsip penjelmaan banyak ( Multiple embodiment Principal ) adalah suatu prinsip yang bila diterapkan oleh guru untuk setiap konsep yang diajarkan akan menyempurnakan penghayatan siswa terhadap konsep itu. Jika seorang siswa SMP ikut dalam pembelajaran tersebut maka siswa akan merasa senang dan tidak bosan.  Semangat belajar siswa akan bertambah.  Melalui permainan ini siswa diajak untuk terjun langsung dalam pembelajaran sehingga tanpa disadari anak telah bisa menerapkan konsep dalam pembelajaran matematika.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada sub pokok bahasan operasi perkalian dengan menerapkan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga pada siswa tingkat SMP. Oleh karena itu, kami mengambil judul “Russian Method Multypication  “.

Cara pembuatan

Adapun cara pembuatan  alat peraga Rusian Method Multiplication adalah sebagai berikut:

a.)Menyiapkan seluruh alat-alat yang akan digunakan yaitu :

  1. Gergaji Besar
  2. Gergaji Kecil
  3. Spidol
  4. Palu
  5. Pengaris angka
  6. Gunting
  7. Soldier
  8. Bor
  9. Meteran
  10. Mistar
  11. Pisau

b.)Menyiapkan seluruh  bahan – bahan yang akan digunakan :

  1. Melamin  ( 100 cm x 80 cm )
  2. Triplek    ( 100 cm x 80 cm)
  3. Kayu    ( 360 cm x 5 cm x 3 cm )
  4. Lampu led       ( 190 buah )
  5. Kabel     ( 60 meter )
  6. Saklar   ( 19 buah )
  7. List Alumunium
  8. Paku
  9. Lem kayu
  10. Trafo + dioda + resistor
  11. Stop kontak
  12. Tenol
  13. Spidol

c.)Membuat desain gambar sesuai rencana.

d.)Memotong melamin sesuai ukuran  (100 cm x 80 cm ).

d.)Menggaris sketsa tabel sesuai dengan desain dengan menggunakan penggaris dan mistar.
e.)Menulisi angka-angka dan hasil perkalian sesuai sketsa Rusian Method Multiplication di papan yang telah digarisi.
f.)Melubangi dua lubangan di garis diagonal pada tiap kotak, yang selanjutnya digunakan untuk dipasangi lampu.
g.)Memasangkan kayu pada tepi melamin dengan ukuran yang telah ditentukan.
h.)Memasangi list pada pinggiran melamin agar rapi dan ujung-ujung melamin tidak tajam sehingga dapat melukai orang dalam  penggunaannya.

i.)Memasang tombol/saklar pada lubang-lubang yang telah dibuat.
j.)Merangkai kabel untuk menghubungkan arus listrik dari tombol/saklar, dan lampu  lampu.
k.)Pemasangan trafo, dioda, dan resistor.
l.)Pemasangan saklar utama untuk menutus atau menghubungkan arus listrik dari sumber tegangan ke trafo.
m.)Pemasangan kabel power dan stop kontak.
n.)Finishing yaitu pengecekan semua lampu-lampu apakah sudah dapat beroperasi dengan tepat atau tidak.
o.)Alat peraga Rusian Method Multiplication siap untuk digunakan.

   Cara Penggunaan / Petunjuk Kerja

Dalam Rusian Method Multiplication ini terdapat dua buah deret/baris indeks, yaitu indeks vertikal yang terletak pada baris paling atas dan indeks horizontal yang terletak pada kolom paling kiri.

Pada Rusian Method Multiplication ini dimasing-masing bilangan baik deretan dari indeks vertikal dan indeks horizontal terdapat tombol/saklar, dan disetiap garis diagonal pada tiap kotak terdapat dua buah lampu yang masing-masing adalah lampu dari bilangan indeks vertikal dan bilangan indeks horizontal.

Ketika akan mengalikan bilangan pada indeks vertikal dan indeks horizontal, maka kita dapat memilih bilangan dari indeks vertikal dan memilih bilangan dari indeks horizontal ataupun sebaliknya. Kemudian nyalakan saklar pada bilangan di indeks vertikal dan nyalakan saklar pada bilangan di indeks horizontal yang dipilih. Nanti lampu dari bilangan pada indeks vertikal akan menyala kebawah, dan lampu dari bilangan pada indeks horizontal akan menyala kesamping kanan. Tepat diperpotongan antara kedua lampu itu terdapat suatu bilangan dan itu merupakan hasil dari perkalian  bilangan tersebut.

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s