DALAM BUDAYA PERSAINGAN GLOBAL KEKAYAAN TERBESAR NEGERI INI TERLETAK PADA SUMBER DAYA MANUSIANYA. TITIK!

Mengutip apa yang dikatakan prof.anies baswedan dalam pidatonya tentang program Indonesia mengajar beberapa saat yang lalu. Bahwasanya saat ini kita sudah tidak lagi melihat kekayaan indonesia dari seberapa banyak sumber daya alam yang dimiliki, baik di darat, laut, dan udara. Saatnya kita mengubah paradigma bahwa kekayaan Indonesia terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Indonesia yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah seolah terlena. Terlena dengan pola fikir yang menyatakan bahwa sumber daya alam adalah kunci determinan majunya suatu negara. Indonesia yang memiliki kekayaan alam melimpah seolah memiliki semacam masa status quo: rakyat merasa puas dan cukup dengan apa yang didapat. Akibatnya tidak ada lagi proses pengembangan diri untuk menghadapi tantangan dunia global. Jika kita telisik lebih jauh, peringkat global competitiveness index 2009 Indonesia yang berada di urutan 54 (Asia dan Oceania) masih ada di bawah Malaysia, Singapura, bahkan Thailand. Sudah saatnya kita semua beralih untuk fokus pada pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM adalah potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk social yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta mengembangkan seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menciptakan struktur baru, yaitu struktur global. Struktur tersebut akan mengakibatkan semua bangsa di dunia termasuk Indonesia, mau tidak mau akan terlibat dalam suatu tatanan global yang seragam, pola hubungan dan pergaulan yang seragam khususnya dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Aspek Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang semakin pesat terutama teknologi komunikasi dan transportasi, menyebabkan isu-isu global tersebut menjadi semakin cepat menyebar dan menerpa pada berbagai tatanan, baik tatanan politik, ekonomi, sosial budaya maupun pertahanan keamanan. Dengan kata lain globalisasi yang ditunjang dengan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi telah menjadikan dunia menjadi transparan tanpa mengenal batas-batas negara. Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, masyarakat dunia khususnya masyarakat Indonesia terus berubah sejalan dengan perkembangan teknologi, dari masyarakat pertanian ke masyarakat industri dan berlanjut ke masyarakat pasca industri yang serba teknologis. Pencapaian tujuan dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan cenderung akan semakin ditentukan oleh penguasaan teknologi dan informasi, walaupun kualitas sumber daya manusia (SDM) masih tetap yang utama.

Indonesia yang memiliki penduduk sekitar 234,2 juta jiwa memiliki potensi yang besar untuk bangkit menuju bangsa yang unggul dan maju. Maka untuk mengembangkan SDM Indonesia ini ada beberapa aspek yang harus diperhatikan. Dari Aspek intelektual ini mencakup penguasaan bahasa asing (Inggris), penanaman skill multi-disiplin yang spesifik, dan kemampuan bekerja dalam suatu tim. Penguasaan bahasa asing menjadi sangat mutlak setelah kemajuan teknologi informasi. Maka sudah semestinya generasi muda Indonesia, pelajar, dan mahasiswa dibiasakan membaca jurnal ilmiah, buku teks berbahasa asing, disertai kemampuan menganalisanya. Kemudian penanaman bahasa tidak hanya dilakukan dengan sistem yang pasif tetapi harus dibiasakan setiap peserta didik mampu mengkomunikasikan ide-idenya dengan menggunakan bahasa asing. Untuk  5-10 tahun ke depan bahasa asing (Inggris) bukan lagi sebagai skill penunjang yang memiliki nilai tambah tetapi juga skill wajib yang harus dikuasai indonesia untuk bersaing di tingkat global. Sementara ke depannya akan semakin banyak bahasa yang harus dikuasai seperti Mandarin, Jepang, Perancis, Jerman, dan bahasa internasional lainnya. Selain bahasa SDM Indonesia juga harus memiliki multi-disiplin ilmu untuk dikuasai. Semakin banyak skill yang dikuasai, maka SDM tersebut semakin bernilai. Sistem pendidikan harus mulai dirancang untuk menanamkan skill multi-disiplin dalam mengembangkan keahlian SDM Indonesia.  Terakhir kemampuan bekerja sama juga tidak kalah penting. Mengglobalnya individu tidak selalu membuat orang individualis unggul. Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan justru membuat setiap orang tidak dapat menyelesaikan masalahnya sendiri.  Kebiasaan bekerja dalam suatu tim harus dibuat dalam kurikulum agar SDM Indonesia senantiasa adaptif dan mampu bekerja sama dengan siapa pun dalam bersaing di tingkat global. Tidak hanya aspek intelektualitas tetapi aspek mentalitas dan spiritual juga harus ditanamkan. Aspek spiritualitas harus diperhatikan dalam pembinaan SDM Indonesia karena mengglobalnya individu membuat batas-batas negara dan budaya semakin tipis. Bahkan, sudah tidak ada batasan yang jelas.

Indonesia boleh mengadaptasi segala kemajuan budaya negara dan bangsa lain. Tetapi, kita tidak boleh melupakan bahwasanya dalam setiap proses akulturasi budaya kita juga harus melihat background dari suatu negara tersebut.  SDM Indonesia harus selalu ingat bahwa Indonesia berideologi pancasila yang mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga, semangat ketuhanan akan selalu menghiasi aktivitas dari setiap rakyatnya. Agama tidak lagi hanya digunakan dalam ibadah-ibadah khusus tetapi nilai  dan semangat yang terkandung di dalamnya lah yang harus ditularkan secara aplikatif ketika bersaing dengan dunia global. Maka benar adanya bahwa indonesia adalah negara yang  kaya . Selain sumber daya alam yang melimpah, Indonesia juga memiliki sumber daya manusia yang banyak jumlahnya. Banyaknya sumber daya manusia ini harus diiringi dengan tingginya kualitas daya saing global. Karena berfikir bahwa kekayaan terbesar negeri ini adalah kekayaan alamnya. Itu adalah pola fikir masyarakat kolonial. Bukan Begitu????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s